Ditantang Brasil, Maradona terpaksa turun dengan engkel cedera. Kala itu Maradona ditebus dengan harga 13 juta euro dan kembali memecahkan rekor transfer dunia. Maradona datang dengan memecahkan rekor transfer, terlebih Corrado Ferlaino selaku Presiden klub waktu itu memang punya kebijakan belanja jor-joran demi mewujudkan ambisi menyodok dominasi klub-klub Utara macam Juventus, Inter Milan dan AC Milan. Itu terjadi pada musim panas 1982, di mana Barca memecahkan rekor transfer dunia untuk menggaet Maradona dengan mahar 8 juta euro. Hal unik terjadi. Alih-alih membahas sepak bola, Maradona malah berbicara isu ketimpangan sosial antara Utara dan Selatan Italia. Keuntungan itu pula yang dimaksimalkan dengan baik oleh Caniggia saat bermain, khususnya ketika membela La Albiceleste pada 1987-2002. Mantan pemain River Plate, Boca Juniors, AS Roma, Atalanta Bergamo, hingga Benfica tersebut dikenal sebagai pelayan setia Maradona melalui akurasi umpan matangnya. Tapi, sosok berambut panjang tersebut pernah menjadi orang yang berjasa terhadap karier Maradona di timnas. Selepas dari saat itu, seluruh pemain potensial Argentina diberi label “New Maradona” sebut saja Ariel Ortega, Pablo Aimar, Javier Saviola, dan yang paling mendekati tentu saja Lionel Messi. Sayang, akumulasi kartu saat menghadapi Italia membuatnya gagal tampil di final melawan Jerman Barat.

Lionel Messi pernah pula melakukannya saat menghadapi Getafe di semifinal Copa del Rey 2008. Detail solo run Messi bahkan nyaris sama dengan Maradona. Apalagi, dia ikut tampil saat La Albiceleste menjuarai Copa America 1991 dan Piala Konfederasi 1992. Gelar itu menjadi prestasi tertingginya bersama negara yang dicintainya. Ia mampu mengantarkan Blaugrana meraih gelar juara Copa del Rey dan Piala Super Spanyol. Setelah pada musim perdananya di Boca Juniors meraih gelar juara Liga Argentina, Maradona pun lekas direkrut oleh Barcelona. Gimnasia saat ini berada di peringkat ke-22 dari 24 klub peserta Liga Super Argentina. Performa impresif sang pemain terlihat saat ia di klub atau timnas Argentina. Kedatangan pria 58 tahun tersebut diharapkan bisa mengangkat performa Gimnasia. Bersama Barca, Maradona sebenarnya menampilkan performa gemilang. Maradona juga telah duduk sebaris bersama Pele sebagai FIFA Player of the 20th Century. Saya sedih karena tidak bisa memperkuat Argentina akibat hukuman kartu,” kenang Caniggia. Argentina lalu memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak Maradona.
Namun, Batistuta menolak tawaran itu karena jadwal operasinya di Swiss 17 September 2019 mendatang. Legenda sepakbola Diego Maradona menyambut film dokumentasi tentang kehidupan dirinya dengan cemoohan, Senin (20/5), dan justru mengeluarkan imbauan agar masyarakat tidak menonton film yang akan rilis Juni mendatang. Pada poster film dokumentasi kehidupan bintang sepak bola asal Argentina yang kontroversial itu, ditulis judul: Diego Maradona: Pemberontak.  Saya tak hanya berlatih sepak bola, melainkan juga atletik. Saya tidak suka judulnya dan jika saya tidak suka judulnya, maka saya juga tidak suka filmnya. Namun, kehebatan Maradona di timnas ternyata tidak bisa dilepaskan dari kehadiran sang tandem sehati, Claudio Caniggia. Prodi mengisahkan, Deng ternyata menaruh kagum terhadap Maradona. Maradona dalam sebuah wawancara dengan Univision yang dikutip Reuters. Dalam sebuah wawancara dengan saluran televisi olahraga Argentina TyC Sports, Maradona mengungkapkan soal gaji pertamanya sebagai pesepakbola yang dihabiskan bersama sang ibu

Selain menjuarai Liga Italia, Maradona juga mempersembahkan trofi Coppa Italia, Piala Super Italia, dan Liga Eropa (dulu masih bernama Piala UEFA) untuk Napoli. Meski gagal mempertahankan Piala Dunia di Italia, Caniggia tetap bangga karena pernah menjadi bagian generasi emas Argentina. Ia unggul satu bola emas ketimbang Ronaldo, yang sempat menyamai perolehannya dua tahun lalu. Hanya saja, karier Maradona di Barca hanya berlangsung dua musim.

Share